TUGAS PROPOSAL METODE PENELITIAN PAK SONDANG SIBUEA M. KOM
PROPOSAL PERANCANGAN SISTEM INFORMASI CHECK PRICE DAN TRACKING BERBASIS MOBILE DI PT NCS
Disusun Oleh : Muhamad Revi Priatna Putra
NIM : 2013201003
Jurusan : Sistem Informasi
A. Latar Belakang
Di zaman yang serba modern saat ini teknologi sudah merupakan kebutuhan yang wajib ada di sebuah perusahaan. Termasuk di PT Nusantara Card Semesta (NCS) yang bisnisnya berfokus pada proses pengiriman paket dan kartu kredit. Ketersediaan informasi yang terintegrasi mengenai harga pengiriman dan lokasi paket berada merupakan hal yang penting bagi pelanggan. Pelanggan sering kebingungan ketika ingin mengetahui lokasi paket yang dikirim sudah sampai mana.
Pada saat ini di PT NCS, seluruh data mengenai lokasi paket saat pengiriman dan biaya transaksi hanya diketahui oleh pegawai saja. Sedangkan sebagai pelanggan belum diberikan informasi yang bersifat real time.
Berdasarkan pada permasalahan diatas, maka akan dibuat sistem aplikasi mobile yang bisa menjawab kebutuhan para pelanggan PT NCS untuk tracking paket dan cek harga pengiriman. Diharapkan aplikasi yang bernama NCS Deal ini dapat memberikan kemudahan untuk para pelanggan NCS dan bisa menambah kepercayaan para pelanggannya.
B. Identifikasi Masalah
Adapun permasalahan yang dapat diidentifikasi adalah:
Bagaimana membuat sistem informasi berbasis mobile untuk dipakai pelanggan PT NCS, namun data yang ditampilkan bersifat real time.
C. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang penelitian diatas, maka dapat dirumuskan beberapa masalah berikut ini:
- Apa saja teknologi yang digunakan untuk membuat aplikasi NCS Deal?
- Apa saja dampak positif dari adanya aplikasi NCS Deal bagi pelanggan?
- Apa saja dampak positif dari adanya aplikasi NCS Deal bagi perusahaan?
D. Batasan Masalah
Berdasarkan perumusan masalah di atas, maka batasan masalah dalam rancang bangun sistem informasi NCS Deal sebagai berikut:
1. Tracking AWB (Airwaybill
Aplikasi menerima input berupa nomor resi/AWB yang terdiri dari 13 digit, klik tracking otomatis menampilkan checkpoint lokasi paket pelanggan secara real time.
2. Check Price
Aplikasi menerima input berupa kota asal dan kota tujuan, klik check price otomatis menampilkan daftar harga pengiriman antar kota dengan beragam jenis service yang ditawarkan.
E. Maksud dan Tujuan
1. Maksud
Pembuatan aplikasi NCS Deal untuk mempermudah pelanggan PT NCS melakukan tracking lokasi paket dan mengetahui harga serta service yang ditawarkan.
2. Tujuan
Tujuan dari penyusunan proposal ini adalah:
a. Untuk membangun sebuah sistem terintegrasi berbasis mobile yang nantinya dipublish di PlayStore dan AppStore untuk pelanggan PT NCS
b. Dengan adanya aplikasi NCS Deal diharapkan dapat mempermudah pelanggan PT NCS dalam tracking paket dan cek harga pengiriman
F. Tinjauan Pustaka
Pada bab ini akan dijelaskan dasar-dasar teori yang berhubungan dengan permasalahan yang dibahas dan juga menjelaskan aplikasi-aplikasi yang digunakan. Hal ini sangat penting karena teori-teori tersebut digunakan sebagai landasan pemikiran, adapun teori-teori yang digunakan adalah sebagai berikut:
1. Sistem Informasi
Kata "Sistem" mengandung arti kumpulan dari komponen-komponen yang memiliki keterkaitan antara yang satu dengan yang lainnya. Dari definisi sistem, maka dapat didefinisikan bahwa "Sistem informasi adalah suatu sistem yang dibuat oleh manusia yang terdiri dari komponen-komponen dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan yaitu menyajikan informasi." (Ladjamudin, 2006:13).
2. Analisa Sistem
Analisa sistem merupakan tahap yang paling penting dari suatu pemprograman, karena merupakan tahap awal untuk mengevaluasi permasalahan yang terjadi serta kendala-kendala yang dihadapi. Analisa yang tepat akan memudahkan pekerjaan penyusunan rencana yang baik ditahap berikutnya. Sebaliknya, kesalahan yang terjadi ditahap analisa ini akan menyebabkan penyusunan sistem gagal (Jogiyanto, 2006).
3. Pemprograman Mobile
Pemrograman mobile merupakan gabungan antara kata ”pemrograman” dan ”mobile“. Istilah lainnya yaitu mobile programming. Pemrograman ini secara singkat memiliki makna proses menulis kode-kode program untuk membuat aplikasi yang ditujukan untuk perangkat bergerak (Mobile).
4. API
API adalah singkatan dari Application Programming Interface atau Antarmuka Pemrograman Aplikasi dalam bahasa Indonesia. API merupakan perantara server dengan aplikasi. API adalah sebuah konsep yang ada di mana-mana, mulai dari alat baris perintah, Java code perusahaan, hingga aplikasi situs. API adalah cara untuk berinteraksi secara terprogram dengan komponen perangkat lunak atau sumber daya yang terpisah. Adanya API membuat produk atau layanan yang kamu gunakan terhubung dengan produk dan layanan lainnya tanpa harus tahu bagaimana cara penerapannya. Kemudahan ini dapat menyederhanakan pengembangan aplikasi, menghemat waktu, bahkan uang.
5. React Native
React Native adalah salah satu framework dari JavaScript untuk membantu mengembangkan aplikasi berbasis Android dan iOS.
G. Metodologi
Setiap mengadakan pembahasan maka tidak terlepas dari berbagai masalah yang perlu dihadapi dan harus dipecahkan. Agar lebih praktis digunakan metode ilmiah sehingga dapat diperoleh jalan keluar yang baik, efektif serta mudah dilaksanakan.
1. Metode Pengumpulan Data
Metode pengumpulan data yang penulis lakukan di dalam penelitian ini adalah:
a) Pengamatan (Observasi)
Pengamatan adalah metode pengumpulan data yang dilakukan dengan pengamatan secara langsung pada obyek penelitian, dalam hal ini adalah pihak operasional PT NCS.
b) Wawancara (Interview)
Wawancara adalah metode pengumpulan data dengan cara dengan mengadakan tanya jawab secara langsung dari sumber informasi terkait obyek yang diteliti yaitu team retail PT NCS.
2. Metode Pengembangan
Metode pengembangan yang dilakukan adalah metode agile. Metode agile adalah sekelompok metode pengembangan perangkat lunak yang dilakukan secara berulang dan bertahap. Saat ini metode agile yang digunakan adalah metode scrum. Scrum didefinisikan sebagai strategi pengembagan produk yang fleksibel dimana pengembang bekerja sebagai unit untuk mencapai tujuan bersama. Berikut ini tahapan-tahapannya:
1) Product Backlog
Pada bagian ini, hal-hal yang diperlukan pada suatu produk harus tersedia. Hal-hal tersebut disebut dengan product backlog.
2) Sprint Backlog
Perencanaan Sprint dilakukan dalam pertemuan antara klien dan tim developer yang akan melakukan kerja sama untuk memilih product backlog agar dimasukkan ke dalam proses sprint. Hasil dari pertemuan yang dilakukan disebut Sprint Backlog.
3) Aktivitas Sprints
Aktivitas sprint merupakan kerangka waktu agar dapat mengembangkan produk sesuai dengan daftar kebutuhan. Pada Sprint terdapat dua bagian, yaitu:
• Pertemuan harian Pertemuan harian adalah pertemuan yang dilakukan setiap hari agar tim pengembang dapat bertemu untuk membahas aktivitas proses pengembangan mereka.
• Refleksi sprint Refleksi sprint merupakan pertemuan yang dilakukan setiap bulan dengan tujuan membahas hal dari Sprint Backlog yang berjalan dan memperbaiki beberapa fitur untuk meningkatkan kualitas produk.
4) Sprint Review
Sprint Review merupakan kegiatan melihat kembali fitur yang telah dikerjakan agar memastikan bahwa fitur yang telah dikerjakan dapat bekerja dengan baik.
5) Sprint Retrospective Pada Sprint Retrospective, tim melihat kembali bagaimana pekerjaan berjalan pada Sprint sebelumnya dengan harapan adanya perbaikan sehingga Sprint selanjutnya dapat dikerjakan dengan lebih baik lagi
DAFTAR PUSTAKA
Hartono, Jogiyanto, 2006, Analisis dan Desain Sistem Informasi: Pendekatan Terstruktur Teori dan Praktek Aplikasi Bisnis , Edisi II, Andi Offset, Yogyakarta.
Ladjamudin, Al-Bahra bin, 2006, Analisis dan Desain Sistem Informasi , Edisi Pertama, Graha Ilmu,Yogyakarta.
Comments
Post a Comment